Menjaga fokus user dengan desain yang sesuai

kamu pasti sering membuka aplikasi, tapi malah heran karena terlalu banyak tombol, iklan, atau animasi pop up? Padahal tujuan untuk membuka aplikasi hanya ingin menyelesaikan satu tugas sederhana. Itu terjadi karena desain yang kurang memperhatikan perhatian pengguna.

Pendahuluan

Dalam mata kuliah IMK di Universitas Muhammadiyah Riau, kita belajar bahwa manusia memiliki perhatian yang terbatas. Jika antarmuka/UI terlalu ramai, user mudah terganggu dan sulit fokus. Oleh karena itu, desainer perlu memahami konsep attention dan distraction dalam merancang produk digital.

Apa itu attention dalam desain?

Attention adalah kemampuan user untuk tetap fokus pada informasi atau tugas tertentu. Desain yang baik membantu mengarahkan perhatian user ke elemen yang paling penting, bukan membuat mereka bingung.

 "Gambaran seorang yang menikmati tanpa distorsi"

Apa itu distraction?

Distraction adalah gangguan yang membuat pengguna kehilangan fokus. Dalam aplikasi, gangguan bisa berupa:

·        Iklan yang tiba-tiba muncul.

·        Animasi berlebihan.

·        Warna terlalu mencolok di banyak tempat.

·        Informasi yang terlalu ramai di satu layar.

 

Contoh Praktis

Pada aplikasi belajar online, jika halaman dipenuhi banner, pop-up, dan iklan, user akan sulit fokus membaca materi. Namun jika tampilannya bersih dan sederhana, mereka lebih mudah memahami pelajaran dan menjadi lebih fokus.

 

"Pop-up pada shopee termasuk sering"

Kemudian terjadi pada website layanan digital seperti punya komdigi, disana banyak sekali pop-up dan warna yang kontras, sehingga user menjadi tidak tertarik atau bahkan tidak akan lagi mau untuk menggunakan website tersebut

 

 
Dan pada aplikasi e-commerce contohnya saja Shopee, setiap membuka aplikasi tersebut terlalu banyak pop-up, iklan, dan warna yang kontras. Sehingga itu menjadi cara mereka untuk mempromosikan barangnya agar mudah diingat.

 

Bagaimana user agar user tetap fokus?

Adapun hal sederhana yang dapat membantu:

·        Kurangi elemen yang tidak perlu.

·        Gunakan warna mencolok hanya untuk tombol utama.

·        Susun informasi secara rapi dan bertahap.

·        Jangan menampilkan terlalu banyak pilihan sekaligus

Kesimpulan

Memahami attention dan distraction sangat penting dalam desain antarmuka. Tujuannya bukan membuat tampilan paling ramai, tetapi membuat user bisa menyelesaikan tugas dengan mudah, fokus dan tidak stress.

 

Penulis menggunakan bantuan tools seperti AI untuk Proofing, dan perbaikan kata

Artikel ini ditulis sebagai bagian dari mata kuliah IMK di Universitas Muhammadiyah Riau. Kunjungi: https://www.umri.ac.id

Referensi:
Hakim, L. 2019. Perhatian pengguna dalam interaksi manusia dan komputer. Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi, 7(2), 45–58.

Wahyudi, T. 2021. Prinsip desain antarmuka untuk meminimalkan distraksi pengguna. Jurnal Rekayasa Perangkat Lunak, 8(2), 60–75.

Abdullah, M. 2018. Interaksi manusia dan komputer: Prinsip dan praktik desain antarmuka. Yogyakarta: Andi Publisher.