Pengalaman Pengguna di Balik Setiap Klik

Setiap hari kita berinteraksi dengan puluhan aplikasi: WhatsApp, GoPay, Instagram, SikuLi, hingga aplikasi kampus. Tanpa sadar, kita terus menilai apakah aplikasi tersebut nyaman atau bahkan bikin pusing. Penilaian inilah yang sebenarnya berhubungan dengan pengalaman pengguna (UX).

Pendahuluan

Dalam mata kuliah IMK di Universitas Muhammadiyah Riau, pengalaman pengguna (UX) diartikan sebagai perantara antara komputer dan manusia. Sebuah sistem tidak bisa dianggap berhasil hanya karena canggih, tetapi juga harus benar-benar membantu manusia dalam menyelesaikan masalahnya dengan mudah.

Isi Utama

UX mencakup banyak aspek: menu yang jelas, ukuran tombol, respon time, bahasa yang dipakai, hingga perasaan yang muncul saat menggunakan aplikasi. Jika pengguna merasa bingung dan kesulitan, itu tanda UX perlu diperbaiki kembali.

Contoh

Contoh dengan keseharian: saat ingin membayar di Alfamart/Indomaret menggunakan QRIS, proses yang cepat dan mudah membuat kita nyaman. Namun jika aplikasi lambat, error, atau tombolnya sulit dipahami, kita bisa langsung pusing dan malas untuk menggunakannya.

Contoh lain di lingkungan kampus: ketika mahasiswa YUMRI mencari jadwal di SikuLi, tampilan yang jelas dan menu yang berfungsi dengan baik membuat mereka nyaman untuk digunakan. Sebaliknya, jika informasi tidak jelas dan banyak yang tidak kelihaatan, maka para mahasiswa YUMRI pun malas untuk pakai SikuLi

Artikel ini ditulis sebagai bagian dari tugas mata kuliah Interaksi Manusia dan Komputer di Program Studi Teknik Informatika, Universitas Muhammadiyah Riau. Informasi lebih lanjut tentang kampus dapat diakses melalui https://www.umri.ac.id.

Dalam proses penyusunan artikel ini, penulis menggunakan bantuan alat berbasis AI untuk proofreading, perbaikan redaksi, dan penyusunan visual pendukung.

Referensi 

Abdullah, M. 2018. Interaksi manusia dan komputer: Prinsip dan praktik desain antarmuka. Yogyakarta: Andi Publisher.

Budiman, A., & Pratama, R. 2020. Usability dan pengalaman pengguna dalam sistem digital. Bandung: Informatika