Peran kenyamanan kognitif: Terhadap interaksi pengguna terutama (mahasiswa) dengan AI Chatbots

Chatbot menjadi lebih populer sebagai alat untuk berinteraksi dengan sistem digital dan manusia berkat kemajuan AI. Chatbots AI semakin banyak digunakan oleh siswa di sekolah untuk membantu mereka dalam belajar, mencari informasi, dan menyelesaikan tugas. Namun, tingkat kecanggihan teknologi dan kenyamanan pengguna saat berinteraksi dengan sistem menentukan seberapa efektif interaksi antara siswa dan chatbot.

Pendahuluan

Cara manusia berinteraksi dengan sistem komputer sangat dipengaruhi oleh kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI). Chatbots adalah salah satu jenis AI yang paling populer saat ini. Chatbots AI digunakan dalam bidang pendidikan, khususnya siswa, untuk membantu mereka belajar, mencari informasi, dan menyelesaikan tugas akademik. Tingkat kenyamanan kognitif pengguna sangat mempengaruhi keberhasilan interaksi chatbot dan pengguna.

Kenyamanan Kognitif dalam Interaksi Manusia dan Komputer

Kemampuan pengguna untuk memahami dan menggunakan sistem tanpa mengalami beban kognitif yang berlebihan dikenal sebagai kenyamanan kognitif dalam konteks interaksi manusia-komputer (IMK). Beberapa komponen, seperti kejelasan bahasa, struktur informasi, dan kemudahan berinteraksi, mempengaruhi keamanan ini. Sistem yang baik dirancang akan membantu pengguna memproses data dengan lebih efisien.

AI Chatbots sebagai Media Interaksi

Chatbots yang dibuat oleh kecerdasan buatan adalah sistem interaktif yang memungkinkan pengguna berkomunikasi menggunakan bahasa alami. Untuk siswa, chatbots ini berfungsi sebagai asisten digital yang dapat memberikan informasi, penjelasan materi, dan bantuan akademik lainnya. Chatbots AI harus dibuat dengan antarmuka dan alur interaksi yang sederhana dan mudah dipahami agar berinteraksi dengan baik.

Pengaruh Kenyamanan Kognitif terhadap Interaksi Mahasiswa

Interaksi yang sulit dan tidak jelas, sebaliknya, dapat meningkatkan beban kognitif dan mengurangi efektivitas penggunaan chatbots AI. Interaksi yang lebih nyaman kognitif akan membuat siswa lebih mudah memahami informasi yang diberikan dan menjadi lebih percaya diri dalam menggunakan sistem.

Manfaat Penerapan Kenyamanan Kognitif pada AI Chatbots

Penerapan kenyamanan kognitif dalam perancangan AI chatbots memberikan beberapa manfaat, antara lain:

  • Membantu mahasiswa memahami informasi dengan lebih cepat
  • Mengurangi beban kognitif dalam proses pembelajaran
  • Meningkatkan efektivitas interaksi manusia dan komputer
  • Mendukung penggunaan AI chatbots sebagai media pembelajaran yang efisien

Artikel ini dibuat dari hasil pembelajaran dan eksplorasi mahasiswa Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Riau tentang pentingnya aksesibilitas digital.
Tertarik jadi bagian dari kami? Cek info selengkapnya www.umri.ac.id

Kesimpulan

Kenyamanan kognitif merupakan komponen penting dalam interaksi manusia-komputer, khususnya ketika chatbots buatan manusia digunakan oleh siswa. Chatbots AI dapat digunakan lebih baik sebagai alat bantu pembelajaran jika mereka mempertimbangkan kenyamanan kognitif dalam perancangan sistem. Oleh karena itu, kenyamanan kognitif harus menjadi prioritas utama ketika mengembangkan sistem AI chatbots untuk digunakan di sekolah.

 

Referensi

Manongga, U. Rahardja, I. Sembiring, N. Lutfiani, and A. B. Yadila, "Dampak 
Kecerdasan Buatan Bagi Pendidikan," ADI Bisnis Digital Interdisiplin Jurnal, vol. 3, 
no. 2, pp. 41-55, 2022.F. Magnis-Suseno, Etika Jawa. Sebuah Analisa Falsafi tentang 
Kebijaksanaan Hidup Jawa. Jakarta: PT Gramedia, 1988. 
M. R. Pabubung, "Epistemologi Kecerdasan Buatan (AI) dan Pentingnya Ilmu Etika 
dalam Pendidikan Interdisipliner," Jurnal Filsafat Indonesia, vol. 4, no. 2, pp. 152-159, 
2021.M. Pabottingi, ‘Bahasa, Politik, dan Otosentrisitas’, in Bahasa dan Kekuasaan: 
Politik Wacana di Panggung Orde Baru, Y. Latif and I. S. Ibrahim, Eds. Bandung: 
Penerbit Mizan, 1996.