SCREEN READER: BAGAIMANA TUNANETRA MENGGUNAKAN INTERNET?


Pendahuluan

Tahukan kamu? Bahwa Seiring berkembangnya teknologi secara global, digitalisasi juga mengalami banyak kemajuan, tanpa terkecuali dalam hal literas atau biasa di sebut dengan literasi digitali. Dalam kemajuan literasi digital ini, yang memberi kemudahan untuk setiap kalangan, tanpa terkecuali termasuk penyandang disabilitas netra. Dengan memanfaatkan program Screen reader, penyandang tunanetra dapat melakukan literasi digital dengan SmartPhone dimanapun dan kapanpun tanpa mengalami kendala. Terlebih, setelah semakin dikembangkannya Artificial Intelligence yang mampu meningkatkan aksesibilitas literasi digital penyandang disabilitas netra

1. Apa itu screen reader dan apa fungsinya?
       Screen reader adalah software atau sebuah aplikasi yang berfungsi untuk  mengubah teks yang muncul di layar komputer atau handphone  menjadi  suara,teknologi iniberfungsi untuk membantu  tunanetra  untuk mengakses dokumen, browsing internet, berkomunikasi, memperoleh informasi, dan lain-lainnya sehingga dapat dikatakan bahwa screen reader mampu memberikan kemandirian yang lebih kepada tunanetra dalam menggunakan internet. Dibawah ini adalah ilustrasi cara kerja screen reader 

Diagram Alur Kerja Screen Reader                                                   

2.Bagaimana Tunanetra Menggunakan Internet dengan Screen Reader

1. aksesibilitas yang memadai

 Hal ini    dapat    dilakukan    dengan    memperhatikan pedoman  aksesibilitas  web  seperti WCAG  (Web Content Accessibility  Guidelines).Selain  itu, situs web    juga    harus   diuji    dengan    menggunakan perangkat lunak pembacalayar untuk memastikan bahwa  konten  dapat  diakses dengan  baik  oleh kalangan tunanetra.

2.desain situs web

desain  situs  web  yang responsif dan ramah terhadapteknologi pembaca layar. Penggunaan tag HTML yang tepat, deskripsi yang jelas untuk gambar melalui atribut "alt", serta struktur halaman yang terorganisir dengan baik, membantu tunanetra  dalam  navigasi  yang  lebih mudah. Penggunaan kontras warna yang baik juga mendukung  mereka  dalam membaca  dan memahami konten.

3.Contoh Software Screen Reader yang Populer

Beberapa screen reader yang umum digunakan antara lain:

Job  Access  With  Speech (JAWS)
• Non-Visual Desktop Access (NVDA
 
 
 4.Aksesiblitas Dan Literasi Digital Tunanetra

Penelitian menunjukkan bahwa integrasi screen reader dengan kecerdasan buatan di ponsel dapat meningkatkan literasidigital tunanetra dalam kehidupan sehari-hari dan proses belajar.

Selain itu, pelatihan penggunaan screen reader di lembaga seperti Yayasan Mitra Netra membantu tunanetra menjadi lebih mandiri dalam mengakses informasi digital.


Penutup

Artikel ini ditulis sebagai bagian dari pembelajaran matakuliah Interaksi Manusia dan

Komputer di Program Studi Teknik Informatika, Universitas Muhammadiyah Riau.

Untuk informasi lebih lanjut tentang program studi kami, kunjungi www.umri.ac.id


Referensi

Azzahra, A. H., Safitri, D., & Sujarwo, S. (2024). Peran Teknologi Non-Visual Desktop Access (NVDA) untuk SiswaTunanetra dalam Proses Pembelajaran. Jurnal TeknologiPendidikan1(4), 7-7.

​Lasmana, T. A., Hastuti, D. W. A., & Jelika, C. B. (2023, December). Inklusivitas Digital: Pemanfaatan Situs Web Untuk Mendorong Kualitas Hidup Dan KemandirianTunanetra. In Prosiding Seminar Nasional Kemahasiswaan (Vol. 1, No. 1, pp. 43-47).

​Yaqin, M. A. (2025). PENGARUH PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE TERHADAP AKSESIBILITAS LITERASI DIGITAL PENYANDANG DISABILITAS TUNANETRA BERBASIS APLIKASI SCREEN READER PADA SMARTPHONE (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).

​Assa’Diyah, S. H. Pemberdayaan tunanetra melaluikomputer bicara di Yayasan Mitra Netra.