Ujian Akhir Semester (UAS) – Evaluasi Usability Aplikasi DANA (E-Wallet)
Universitas Muhammadiyah Riau
Fakultas Ilmu Komputer
www.umri.ac.id
UJIAN AKHIR SEMESTER
INTERAKSI MANUSIA DAN KOMPUTER
Nama : [Didi Irwansa]
NIM : [240401048]
Kelas : [3A1]
Aplikasi yang Dianalisis : DANA (E-Wallet)
Fitur : www.dana.id
Contents
1.2 Evaluasi 10 Heuristics Nielsen
H1 – Visibility of System Status
H2 – Match Between System and Real World
H4 – Consistency and Standards
H6 – Recognition Rather Than Recall
H7 – Flexibility and Efficiency of Use
H8 – Aesthetic and Minimalist Design
H9 – Help Users Recognize, Diagnose, and Recover from Errors
Tabel Rangkuman Temuan Usability
Rekomendasi 1 (Prioritas Tinggi)
Rekomendasi 2 (Prioritas Tinggi)
Rekomendasi 3 (Prioritas Tinggi)
SOAL 2 – ANALISIS USER-CENTERED DESIGN
![]() |
1.1 Identifikasi Aplikasi
- Nama Aplikasi : DANA
- Versi Aplikasi : 2.111.0
- Platform : Android
- Tanggal Analisis : 22-januari-2026
Aplikasi DANA merupakan dompet digital yang dirancang untuk memfasilitasi berbagai kebutuhan transaksi keuangan secara non-tunai, seperti pembayaran menggunakan QRIS, transfer saldo antar pengguna, serta pembayaran berbagai jenis tagihan.
1.2 Evaluasi 10 Heuristics Nielsen
![]() |
![]() |
||
H1 – Visibility of System Status
Penjelasan
Prinsip visibility of system status menekankan bahwa sistem harus selalu memberikan umpan balik yang jelas dan tepat waktu kepada pengguna mengenai status proses yang sedang berlangsung. Dengan adanya informasi yang transparan, pengguna dapat memahami kondisi sistem dan merasa lebih yakin saat berinteraksi dengan aplikasi.
TemuanPositif
Pada aplikasi DANA, setelah pengguna berhasil melakukan pembayaran menggunakan QRIS, sistem menampilkan notifikasi “Transaksi Berhasil” secara real-time. Notifikasi ini dilengkapi dengan informasi detail seperti nominal pembayaran, waktu transaksi, dan tujuan pembayaran.
TemuanNegatif
Namun, ketika koneksi internet tidak stabil, aplikasi hanya menampilkan indikator loading tanpa disertai keterangan proses yang jelas. Kondisi ini menyebabkan pengguna tidak mengetahui apakah transaksi sedang diproses, tertunda, atau mengalami kegagalan.
SeverityRating:3
Masalah ini tergolong cukup serius karena dapat menimbulkan kecemasan pada pengguna dan meningkatkan risiko terjadinya transaksi ulang, yang pada akhirnya dapat berdampak pada pengalaman pengguna secara keseluruhan.
![]() |


H2 – Match Between System and Real World
Penjelasan
Prinsip match between system and real world menyatakan bahwa sistem seharusnya menggunakan bahasa, istilah, dan konsep yang sesuai dengan dunia nyata serta mudah dipahami oleh pengguna.
TemuanPositif
Aplikasi DANA telah menggunakan istilah-istilah yang umum dan familiar bagi pengguna, seperti “Kirim”, “Terima”, dan “Saldo”. Penggunaan istilah tersebut sesuai dengan aktivitas keuangan sehari-hari, sehingga memudahkan pengguna dalam memahami fungsi setiap fitur tanpa memerlukan penjelasan tambahan.
TemuanNegatif
masih terdapat beberapa istilah teknis seperti “Pending” yang ditampilkan tanpa disertai penjelasan atau keterangan tambahan. Hal ini dapat menimbulkan kebingungan, terutama bagi pengguna baru yang belum memahami makna status tersebut dalam konteks transaksi.
Severity Rating: 2
![]() |
![]() |
||
H3 – User Control and Freedom
Penjelasan
Pengguna seharusnya memiliki kendali penuh terhadap sistem, termasuk kemampuan untuk membatalkan atau keluar dari suatu proses apabila terjadi kesalahan atau perubahan keputusan.
Temuan_Positif
Pada tahap awal transaksi, pengguna masih dapat kembali ke halaman sebelumnya untuk mengubah pilihan metode pembayaran atau nominal transaksi.
Temuan_Negatif
Saat proses pembayaran sedang berlangsung, aplikasi tidak menyediakan tombol “Batal” hanya ada “Tutup”. Kondisi ini membuat Pengguna tidak sepenuhnya punya kendali untuk menghentikan proses dan pengguna kehilangan kontrol apabila ingin menghentikan proses transaksi.
Severity Rating: 2
![]() |
H4 – Consistency and Standards
Penjelasan
Konsistensi membantu pengguna memahami sistem dengan lebih cepat karena pola yang sama digunakan secara berulang.
Temuan_Positif
DANA konsisten dalam penggunaan warna tombol utama, ikon navigasi, serta tata letak menu di berbagai halaman.
Temuan_Negatif
Beberapa ikon tidak disertai teks penjelas sehingga pengguna harus menebak fungsi ikon tersebut.
Severity Rating: 1 (Cosmetic Problem)
![]() |
H5 – Error Prevention
Penjelasan
Lebih baik mencegah kesalahan daripada hanya memberikan pesan error setelah kesalahan terjadi.
TemuanPositif
Sistem meminta verifikasi PIN sebelum transaksi dilakukan, sehingga mencegah transaksi tidak sah.
TemuanNegatif
Nominal transfer pada halaman konfirmasi tidak ditampilkan secara menonjol, sehingga berpotensi menyebabkan kesalahan input yang tidak disadari pengguna.
Severity Rating: 3 (Major Problem)
![]() |
H6 – Recognition Rather Than Recall
Penjelasan
Sistem sebaiknya menampilkan informasi yang dibutuhkan agar pengguna tidak perlu mengingat informasi dari interaksi sebelumnya.
TemuanPositif
Riwayat transaksi disajikan dalam bentuk daftar yang mudah dikenali dan dapat diakses kapan saja.
TemuanNegatif
Detail transaksi lama memerlukan beberapa langkah tambahan untuk diakses, sehingga mengurangi efisiensi.
Severity Rating: 2 (Minor Problem)

H7 – Flexibility and Efficiency of Use
Penjelasan
Sistem harus efisien bagi pengguna baru maupun pengguna berpengalaman.
TemuanPositif
Fitur QRIS memungkinkan pembayaran dilakukan dengan cepat tanpa proses input yang panjang.
TemuanNegatif
Tidak tersedia fitur favorit atau shortcut untuk transaksi yang sering dilakukan.
Severity Rating: 2 (Minor Problem)
![]() |
H8 – Aesthetic and Minimalist Design
Penjelasan
Antarmuka sebaiknya menampilkan informasi yang relevan tanpa elemen visual yang berlebihan.
TemuanPositif
Desain aplikasi terlihat modern, bersih, dan mudah dibaca.
TemuanNegatif
Banner promosi yang cukup banyak dapat mengganggu fokus pengguna.
Severity Rating: 1 (Cosmetic Problem)
![]() |
H9 – Help Users Recognize, Diagnose, and Recover from Errors
Penjelasan
Pesan error harus membantu pengguna memahami masalah dan langkah perbaikannya.
TemuanPositif
Pesan error muncul saat terjadi kesalahan input PIN.
TemuanNegatif
Pesan error bersifat umum dan tidak memberikan solusi spesifik.
Severity Rating: 3 (Major Problem)


H10 – Help and Documentation
Penjelasan
Bantuan dan dokumentasi harus mudah diakses kapan pun dibutuhkan.
TemuanPositif
Menu Pusat Bantuan tersedia dan memuat FAQ serta layanan pelanggan.
TemuanNegatif
Bantuan tidak muncul secara kontekstual saat pengguna mengalami error.
Severity Rating: 2 (Minor Problem)
Tabel Rangkuman Temuan Usability
|
No |
Heuristic |
Temuan Masalah |
Severity |
|
1 |
H1 – Visibility of System Status |
Loading transaksi tanpa keterangan status yang jelas |
3 |
|
2 |
H2 – Match System & Real World |
Istilah “Pending” tidak diberi penjelasan |
2 |
|
3 |
H3 – User Control & Freedom |
Tidak tersedia tombol batal saat proses transaksi |
2 |
|
4 |
H5 – Error Prevention |
Nominal transfer kurang ditampilkan secara mencolok |
3 |
|
5 |
H6 – Recognition vs Recall |
Akses detail transaksi lama kurang efisien |
2 |
|
6 |
H7 – Flexibility & Efficiency |
Tidak ada fitur favorit untuk transaksi berulang |
2 |
|
7 |
H8 – Aesthetic & Minimalist |
Banner promosi cukup ramai di beranda |
1 |
|
8 |
H9 – Error Recovery |
Pesan error terlalu umum dan tidak solutif |
3 |
|
9 |
H10 – Help & Documentation |
Bantuan tidak muncul secara kontekstual saat error |
2 |
Top 5 Masalah Kritis
1. Loading transaksi tanpa status yang jelas (H1)
Masalah ini berpotensi menimbulkan kecemasan pada pengguna serta mendorong mereka melakukan transaksi ulang karena tidak adanya kepastian proses.
2. Nominal transfer kurang menonjol pada halaman konfirmasi (H5)
Hal ini berisiko menyebabkan kesalahan input nominal yang dapat berdampak langsung pada kerugian finansial pengguna.
3. Pesan error tidak memberikan solusi yang jelas (H9)
Pengguna tidak memperoleh informasi mengenai langkah lanjutan yang harus dilakukan ketika terjadi kesalahan.
4. Tidak adanya tombol pembatalan saat transaksi berlangsung (H3)
Kondisi ini mengurangi rasa kontrol pengguna terhadap sistem yang sedang digunakan.
5. Penggunaan istilah teknis tanpa penjelasan (H2)
Menghambat pemahaman pengguna, terutama bagi pengguna baru yang belum familiar dengan istilah tersebut.
Top 3 Kelebihan
1. Notifikasi transaksi secara real-time yang memberikan kepastian kepada pengguna setelah pembayaran berhasil.
2. Desain antarmuka yang modern dan bersih sehingga mudah digunakan oleh berbagai kalangan.
3. Proses pembayaran QRIS yang cepat dan efisien, mendukung aktivitas transaksi sehari-hari.
Skor Keseluruhan: 8/10
Aplikasi dinilai sangat baik, namun masih memerlukan peningkatan pada aspek feedback sistem dan penanganan kesalahan (error handling).
Justifikasi:
Secara keseluruhan, aplikasi DANA telah menerapkan prinsip usability dengan baik, khususnya dalam hal kecepatan transaksi, konsistensi antarmuka, serta kejelasan notifikasi keberhasilan.
1.4 Rekomendasi Prioritas
Rekomendasi 1 (Prioritas Tinggi)
· Masalah: Loading transaksi tanpa status yang jelas
· Heuristic yang Dilanggar: H1 – Visibility of System Status
· Solusi,yang,Diusulkan:
Menambahkan informasi status proses transaksi seperti “Transaksi sedang diproses”, “Menunggu koneksi”, atau estimasi waktu, agar pengguna dapat memahami kondisi sistem dengan lebih baik.
Rekomendasi 2 (Prioritas Tinggi)
· Masalah: Nominal transfer kurang menonjol pada halaman konfirmasi
· Heuristic yang Dilanggar: H5 – Error Prevention
· Solusi yang Diusulkan:
Menampilkan nominal transfer dengan ukuran font yang lebih besar, warna kontras, serta menambahkan pesan konfirmasi tambahan sebelum transaksi diproses.
Rekomendasi 3 (Prioritas Tinggi)
· Masalah: Pesan error tidak memberikan solusi
· Heuristic yang Dilanggar: H9 – Help Users Recognize, Diagnose, and Recover from Errors
· Solusi yang Diusulkan:
Menyediakan pesan error yang lebih informatif dan solutif, misalnya dengan menambahkan saran tindakan seperti “Periksa koneksi internet” atau “Coba ulangi beberapa saat lagi”.
SOAL 2 – ANALISIS USER-CENTERED DESIGN
2.1 Identifikasi Target User
Target pengguna utama aplikasi DANA adalah masyarakat yang membutuhkan solusi transaksi keuangan non-tunai yang cepat, aman, dan mudah digunakan dalam aktivitas sehari-hari untuk melakukan pembayaran dan transfer dana.
Karakteristik Demografis:
· Usia: 18–40 tahun
· Profesi: Mahasiswa, pekerja kantoran, pelaku UMKM
· Domisili: Perkotaan dan semi-perkotaan
· Perangkat: Smartphone Android/iOS
Kebutuhan dan Goals Pengguna:
· Melakukan pembayaran QRIS dengan cepat
· Mengirim dan menerima uang dengan aman
· Mendapatkan konfirmasi transaksi yang jelas
· Meminimalkan risiko kesalahan transaksi
2.2 User Persona
Persona 1 – Andi Pratama
Usia: 21 tahun
Pekerjaan: Mahasiswa
Lokasi: Pekanbaru
Pendidikan: S1
Bio Singkat:
Andi adalah mahasiswa aktif yang sering menggunakan e-wallet untuk membayar makanan, transportasi, dan kebutuhan kampus tanpa membawa uang tunai.
Goals:
· Membayar menggunakan QRIS dengan cepat
· Menghindari antrean dan transaksi manual
· Mendapatkan notifikasi transaksi secara instan
Frustrations / Pain Points:
· Loading lama saat jaringan tidak stabil
· Takut saldo terpotong ganda
· Informasi error kurang jelas
Motivations:
Kepraktisan dan efisiensi waktu
Tech Savviness: Menengah–Tinggi
Quote:
“Yang penting cepat dan jelas, jangan sampai saldo kepotong dua kali.”
Persona 2 – Siti Rahma
Usia: 32 tahun
Pekerjaan: Karyawan Swasta
Lokasi: Pekanbaru
Bio Singkat:
Siti menggunakan DANA untuk transfer uang ke keluarga dan membayar tagihan rutin setiap bulan.
Goals:
· Transfer uang dengan aman
· Melihat bukti transaksi dengan jelas
· Menghindari kesalahan nominal transfer
Frustrations / Pain Points:
· Nominal transfer kurang menonjol
· Pesan error tidak informatif
Motivations:
Keamanan dan kejelasan transaksi
Tech Savviness: Menengah
Quote:
“Saya butuh aplikasi yang aman dan tidak membingungkan.”
2.3 Empathy Map (Persona: Andi Pratama)
SAYS:
“Kenapa loading-nya lama?”
“Semoga transaksinya berhasil.”
THINKS:
Apakah transaksi ini aman?
Jangan sampai harus bayar ulang.
DOES:
Menunggu notifikasi
Mengecek riwayat transaksi
FEELS:
😟 Cemas saat loading lama
😊 Lega saat transaksi berhasil
PAINS:
· Ketidakjelasan status transaksi
· Risiko kesalahan pembayaran
GAINS:
· Pembayaran cepat
· Transaksi praktis tanpa uang tunai
2.4 User Journey Map
Skenario: Pembayaran QRIS Menggunakan DANA
|
Tahap |
Touchpoint |
Actions |
Thoughts |
Emotions |
Pain Points |
Opportunities |
|
Awareness |
Ikon DANA |
Membuka aplikasi |
“Bayar pakai DANA” |
🙂 |
– |
UI menarik |
|
Consideration |
Menu QRIS |
Pilih scan QR |
“Mudah gak?” |
😐 |
Ikon kecil |
Perbesar tombol |
|
Acquisition |
Scan QR |
Input nominal |
“Sudah benar?” |
😟 |
Nominal kurang jelas |
Highlight nominal |
|
Service |
Loading |
Menunggu proses |
“Jangan error” |
😰 |
Tanpa status |
Status real-time |
|
Loyalty |
Notifikasi |
Cek riwayat |
“Oke berhasil” |
😄 |
– |
Ringkasan transaksi |
2.5 User Stories
1. As a mahasiswa, I want to pay using QRIS quickly so that I can save time.
2. As a user, I want to see clear transaction status so that I feel secure.
3. As a user, I want to get confirmation before transfer so that I avoid mistakes.
4. As a user, I want clear error messages so that I know what to do next.
5. As a user, I want easy access to transaction history so that I can track my spend

























